Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cermin vs Kamera, Mana Yang Lebih Akurat?

Cermin vs Kamera

Banyak yang bertanya-tanya mengenai Cermin dan Kamera, "Manakah yang lebih akurat di antara keduanya?".
Nah, untuk penjelasannya, langsung saja simak dan pahami baik-baik penjelasan berikut ini.

Cermin tidak berbohong, tapi mereka membalikkan fakta.
Meskipun Anda lebih familiar dengan refleksi wajah Anda di cermin, namun sadarkah bahwa citra yang Anda lihat pada cermin adalah "bukan Anda yang sesungguhnya"? apa yang terlihat pada cermin adalah versi mirrored-nya atau versi terbalik citra Anda. Dengan kata lain, apa yang Anda lihat di cermin selama ini tidaklah sama dengan cara dunia melihat Anda. Cermin membalikkan citra Anda, sedangkan dunia melihat Anda apa adanya.

Jadi, jika apa yang Anda lihat pada cermin selama ini bukanlah anda yang sebenarnya, maka apakah yang Anda lihat pada hasil foto kamera adalah Anda yang sesungguhnya?
Jawabannya adalah "tidak sepenuhnya benar".

Foto yang Anda lihat adalah hasil dari tangkapan kamera yang telah melewati berbagai tahap yang dapat mengubah citra foto. Meskipun sensor kamera dapat menangkap foto sama seperti mata manusia, namun perlu diingat bahwa kamera hanya menangkap gambar 2D, bukan 3D.

Lensa kamera yang berbeda juga dapat mengubah citra foto yang dihasilkan. Sebagai contoh, Perry, seorang fotografer profesional mengungkapkan bahwa jika seseorang ingin terlihat langsing, maka ia akan memilih lensa yang lebih panjang karena lensa pendek akan membuat sebuah objek lebih lebar dari aslinya. Dalam hal ini terjadilah distorsi oleh kamera.

Namun begitu, setidaknya kamera memperlihatkan gambaran Anda seperti apa yang orang lain lihat pada Anda. Ketika bercermin Anda terbiasa fokus pada bagian tertentu dari refleksi Anda dan tidak melihat refleksi Anda secara keseluruhan.

Di sisi lain, saat melihat foto, bisa dipastikan Anda melihat tampilan Anda secara menyeluruh. Anda mulai melihat dan memperhatikan penampilan Anda dari perspektif yang lain yang sebelumnya tidak Anda perhatikan secara detail seperti: postur tubuh yang terlihat asing, posisi tangan yang canggung, atau gaya berpakaian Anda secara keseluruhan.

Nah, dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa hasil kamera atau foto lebih akurat dan objektif merepresentasikan gambaran Anda dibandingkan dengan refleksi cermin. Apa yang terlihat pada foto adalah apa yang orang lain lihat pada kita. Sekian & semoga bermanfaat.

Referensi:
[1] Herman, John (2010). "Giz Explains: Why You Look Different in Photos Than You Do in the Mirror". Diakses melalui https://gizmodo.com/giz-explains-why-you-look-different-in-photos-than-you-5661253 pada 2 Juni 2021
[2] Mita, T. H., Dermer, M., & Knight, J. (1977). "Reversed facial images and the mere-exposure hypothesis". Journal of Personality and Social Psychology. Diakses melalui https://doi.org/10.1037/0022-3514.35.8.597 pada 2 Juni 2021

Posting Komentar untuk "Cermin vs Kamera, Mana Yang Lebih Akurat?"